Gudang Produksi Garam di Pati Ludes Terbakar, Polsek Wedarijaksa Ungkap Kronologisnya

Pati –  Gudang produksi garam di Desa Tluwuk Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati, Jawa Tengah ludes terbakar. Akibatnya Luki (41) pemilik gudang produksi garam diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 100 juta. Senin (20/05/2024).

Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro mengatakan api mulai membesar sekitar pukul 17.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi saat itu para pekerja sudah selesai aktivitas dan pulang ke rumah. Ada warga yang melihat api di gudang lalu melaporkan kepada pemilik gudang. Luki lantas melaporkan kejadian kepada Polsek Wedarijaksa dan pemadam kebakaran.

“Gudang yang terbakar ukuran Luas 200 m², Dinding terbuat dari tembok batu bata putih dan kayu bambu, Kerangka atas terbuat dari besi dan kayu, Beratap Asbes dan berlantai keramik dan plesteran”, ungkapnya.

Kapolsek mengatakan dugaan penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Api begitu besar setelah menyambar mesin produksi garam dan kayu di dalam gudang. Tidak ada korban jiwa. Namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

“Untuk analisa kita penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, yang terbakar ada garam yang sudah siap jual sama mesin untuk motong kayu untuk papan, kerugian perkiraan sekitar Rp 100 juta,” jelasnya.

Proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam. Ada delapan mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi.

“Ada delapan mobil damkar yang dikerahkan, tadi selesai laporan 1,5 jam,” ungkapnya.

(Humas Resta Pati)

BACA JUGA  Tindak Tegas Tawuran dan Premanisme, Polresta Pati Gelar Patroli Skala Besar

Check Also

Polresta Pati Tingkatkan Pengamanan Obyek Wisata Selama Libur Lebaran 2025

Polresta Pati – Polda Jateng | Melalui Subsatgas Pengamanan Obyek Wisata (Pam Obyek Wisata), Polresta …

Apresiasi Pemudik untuk Polresta Pati: Pelayanan Pospam Alun-alun Juwana Sangat Membantu

Polresta Pati – Polda Jateng | Polresta Pati melalui Pos Pengamanan (Pospam) Alun-alun Juwana memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *