Tokoh Agama Buddha Gunungwungkal Ajak Umat Jauhi Provokasi, Apresiasi Polri Jaga Kedamaian Pati

Pati – Suasana sosial di Kabupaten Pati yang belakangan ini cukup dinamis mendapat perhatian dari berbagai tokoh masyarakat, termasuk tokoh agama Buddha Kecamatan Gunungwungkal, Saudara Suripto. Ia mengajak seluruh umat Buddha, khususnya di wilayah Gunungwungkal, untuk memperkuat kehidupan yang rukun, damai, serta menjauhi segala bentuk provokasi.

Dalam pernyataannya, Suripto menekankan pentingnya menjaga diri agar tidak mudah terseret arus provokatif yang dapat memecah persaudaraan. “Kami mengajak umat Buddha di Gunungwungkal dan Pati secara umum untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan baik, tidak mudah terprovokasi, apalagi ikut-ikutan melakukan tindakan anarkis yang tidak mencerminkan jati diri masyarakat Pati,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa keharmonisan adalah kunci utama dalam membangun masyarakat yang sejahtera. “Lingkungan yang damai tidak lahir begitu saja, tetapi dibangun dari perilaku baik warganya. Karena itu mari kita tingkatkan kualitas diri, kurangi hal-hal yang tidak bermanfaat, sehingga tercipta suasana hidup yang tenang dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Suripto juga mengimbau agar masyarakat tidak terpancing isu-isu negatif yang berkembang di media sosial. “Banyak provokasi yang beredar di media sosial. Kita jangan sampai terbawa arus, karena itu hanya akan merusak kedamaian bersama. Mari tetap fokus pada kebaikan dan kebersamaan,” pesannya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kemandirian dalam menjaga stabilitas sosial. “Masyarakat yang mandiri tidak akan mudah digoyahkan oleh ajakan-ajakan yang menjerumuskan. Dengan kemandirian, kita bisa menjaga keharmonisan tanpa harus terpengaruh hal-hal yang tidak berguna,” tutur Suripto.

Ia juga mengajak seluruh umat untuk semakin mendekatkan diri pada nilai-nilai kebajikan yang diajarkan agama. “Meningkatkan kualitas kebaikan dalam diri adalah jalan terbaik untuk mewujudkan kedamaian. Jika setiap orang bisa memulainya dari dirinya sendiri, maka masyarakat akan menjadi lebih kuat dan damai,” tegasnya.

Tak lupa, Suripto mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga harmoni sosial. “Kebahagiaan hidup bersama tidak bisa dicapai sendiri, melainkan dengan saling menjaga dan saling memahami. Karena itu mari kita bahu-membahu menjaga ketenteraman demi masa depan yang lebih baik,” katanya.

Sebagai penutup, Suripto menyampaikan apresiasi kepada Polri dan jajaran yang telah bekerja keras menjaga keamanan di Pati. Ia menilai peran Polri sangat penting dalam mewujudkan suasana yang kondusif. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Polri yang senantiasa hadir menjaga ketertiban, sehingga masyarakat merasa aman dan damai dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

 

(Humas Resta Pati)

Check Also

Kapolsek Pati Kota Sambangi Komunitas Ojol, Gelar Doa Bersama untuk Almarhum Affan Kurniawan

PATI – Polsek Pati Kota menggelar kegiatan preemtif berupa penggalangan dan sambang dialogis bersama komunitas …

Polresta Pati Gelar Sholat Gaib, Doakan Korban Demo di DPR

Pati, Jawa Tengah – Jajaran Polresta Pati menggelar sholat gaib di Masjid Al-Ikhlas Mapolresta Pati …

Leave a Reply