Majlis Dzikir dan Haul Akbar di Pendopo Pati Berlangsung Khidmat dengan Pengamanan Humanis dari Polresta Pati

PATI – Sekitar 3.000 jamaah memadati halaman Pendopo Kabupaten Pati pada Sabtu malam (30/8/2025) dalam rangkaian acara Majlis Dzikir, Maulidurrasul SAW, dan Haul Akbar Pati. Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati ke-702 sekaligus Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Suasana penuh syukur dan kebersamaan menyelimuti kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.30 WIB hingga selesai.

Acara keagamaan berlangsung khidmat dengan hadirnya sejumlah habaib dan ulama terkemuka. Di antaranya Habib Mudhor Al Attas, KH. Husni Mubarok (Surabaya), KH. Chabibullah (Demak), KH. Zakki Fuad Abdillah (Kajen), KH. Ali Nur Said (Kudus), KH. Abdul Kholiq (Kudus), KH. Siroj (Jepara), KH. Mun’in Al Hafid, KH. Basri (Rembang), KH. Imam Mukromin (Banyu Urip), KH. Nur Said (Kudus), KH. Hamzah (Kudus), serta KH. Drs. Arsad Muhammadun. Kehadiran para kyai dan habaib tersebut menambah kesejukan acara sekaligus menjadi teladan spiritual bagi jamaah.

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, Polresta Pati menerjunkan 68 personel gabungan. Pengamanan dilaksanakan secara humanis dengan dukungan dari Kodim 0718 Pati, Dinas Perhubungan, serta Satpol-PP Kabupaten Pati. Hal ini membuat kegiatan berjalan tertib dan kondusif dari awal hingga akhir.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menyampaikan apresiasinya atas kekhidmatan acara tersebut. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan ini berjalan aman dan lancar. Pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis agar jamaah merasa nyaman dalam beribadah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolresta menegaskan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah masyarakat. “Kegiatan keagamaan seperti ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. Kami mengajak seluruh warga Pati untuk selalu menjaga kesejukan dan kedamaian di bumi Mina Tani,” tambahnya.

Selain itu, Kapolresta juga menekankan bahwa sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat adalah kunci keberlangsungan kondusivitas daerah. “Kami melihat kolaborasi ini sebagai kekuatan besar. Dengan doa dan dukungan masyarakat, situasi kamtibmas di Pati tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, KH Husni Mubarok dalam tausiahnya menyampaikan pesan menyejukkan. “Dzikir dan doa malam ini adalah wujud cinta kita kepada Rasulullah SAW sekaligus doa untuk negeri. Semoga Kabupaten Pati selalu diberi keberkahan dan dijauhkan dari segala perpecahan,” ucapnya.

Senada, Habib Mudhor Al Attas juga menekankan arti persaudaraan. “Kita hadir bukan hanya untuk berdzikir, tapi juga untuk memperkuat persatuan. Mari kita rawat kebersamaan ini, karena dengan kedamaian, Allah akan melimpahkan rahmat-Nya,” tutur Habib Mudhor di hadapan jamaah.

Menutup keterangannya, Kapolresta Pati menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan. “Kami berharap kegiatan keagamaan seperti ini terus membawa kesejukan. Polresta Pati akan selalu hadir sebagai sahabat masyarakat dalam menjaga kedamaian,” pungkasnya.

 

(Humas Polresta Pati)

Check Also

Kapolri : Haram Hukumnya Mako Diserang, Humanis Tetap Dijaga Tapi Jangan Ragu Bertindak Tegas

PATI – Kapolri menegaskan seluruh jajaran kepolisian di Indonesia untuk segera melakukan langkah cepat dalam …

Tokoh Agama Buddha Gunungwungkal Ajak Umat Jauhi Provokasi, Apresiasi Polri Jaga Kedamaian Pati

Pati – Suasana sosial di Kabupaten Pati yang belakangan ini cukup dinamis mendapat perhatian dari …

Leave a Reply